Aplikasi Arsitek Android Termudah Untuk Membangun Rumah

Aplikasi arsitek android  – Denah rumah secara detail, sangat diperlukan dalam pembangunan dan renovasi rumah. Dengan memiliki denah rumah professional seperti pada aplikasi arsitek android, tidak hanya memudahkan para pekerja konstruksi seperti arsitek, mandor, dan tukang, namun juga dapat membantu pemilik rumah untuk menentukan anggaran yang akan dikeluarkan. Selain itu, denah sangat diperlukan untuk keperluan pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB), agar sesuai dengan ketentuan wilayah setempat.

Semakin canggih teknologi, maka membuat gambar dan perhitungan rumah tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan dapat menggunakan aplikasi, sehingga dapat dikerjakan dimana dan kapan saja.

Aplikasi arsitek android untuk desain rumah

Berikut ulasan beberapa aplikasi arsitek android termudah yang dapat digunakan oleh arsitek, maupun pengguna pemula.

#TRENDING  Whatsapp Tanpa Internet Untuk Antisipasi Ancaman 5G

1. Floor Plan Creator

Aplikasi ini memungkinkan untuk penggunanya merancang sendiri denah rumah yang diinginkan. Pada bagian utama, diberi pilihan bentuk rumah, yaitu persegi, huruf L, huruf U, huruf T. Setelah pemilihan bentuk, pengguna diminta untuk menentukan luasan rumah, contoh: 8 x 10 meter persegi, selebihnya merupakan penentuan bagian rumah lainnya. Aplikasi ini cukup mudah digunakan, sekalipun oleh pemula.

2. Home Plan

Pada bagian awal aplikasi arsitek android ini, diminta untuk menentukan apakah pengguna adalah seorang pemilik rumah, kontraktor, arsitek, interior desainer, maupun mandor. Bagian berikutnya adalah pemilihan desain yang disukai, seperti kontemporer, modern, rustic, scandinavian, dan beberapa pilihan lainnya. Setelah memilih, pengguna tidak diarahkan untuk merancang sendiri, melainkan terhubung kepada para profesional di bidangnya.

3. HMR Lite

Dalam melakukan pembangunan rumah, sering kali dibutuhkan perhitungan material yang diperlukan, untuk mengurangi resiko membengkaknya anggaran yang sudah disiapkan. Opsi perhitungan material yang tersedia antara lain struktur beton, tanah urug, pondasi, pekerjaan atap, cat, plafon, dan lantai. Yang diperlukan Untuk menggunakan aplikasi ini adalah gambar denah, sehingga memudahkan untuk memasukkan data.

#TRENDING  Rekomendasi Aplikasi Membuat Flowchart yang Populer

4. Kalkulator Arsitek

Menentukan fungsi bangunan yang akan dibuat adalah opsi penting dalam menggunakan aplikasi arsitek android ini, karena hal tersebut menentukan besaran struktur bangunan. Fungsi bangunan yang dimaksud adalah, apakah bangunan tersebut untuk rumah tinggal, ruko, perkantoran, dan gudang. Para arsitek dan sipil profesional tentu saja akan terbantu dengan aplikasi ini, memudahkan untuk penghitungan pekerjaan konstruksi sederhana.

5. Planner 5D. Interior Design: Room, Home, Floorplan

Aplikasi arsitek android ini ramah digunakan untuk pemula, tanpa memerlukan keahlian khusus. Mendekorasi ruangan dengan style yang terkini menjadi keunggulan aplikasi ini. Pengguna dimanjakan dengan tampilan desain 2 dan 3 dimensi, dengan warna yang cerah dan desain yang menarik, menggunakan aplikasi ini seolah sedang bermain games yang menyenangkan.

6. Autocad Viewer & Editor

Autocad merupakan aplikasi umum yang digunakan oleh arsitek dalam pembuatan gambar kerja konstruksi, saat ini Autocad tersedia pada aplikasi telepon seluler, meskipun dengan keterbatasan. Aplikasi ini sangat cocok digunakan oleh arsitek pemula, atau mahasiswa jurusan teknik arsitektur, terlebih juga dapat terhubung dengan OneDrive, Dropbox, Google Drive, sehingga tidak membebani memori ponsel.

#TRENDING  Aplikasi Edit Foto Jadi Kartun Online

7. DWG Fastview – CAD Viewer & Editor

Tidak jauh berbeda dengan Autocad, aplikasi ini menawarkan beberapa kemudahan bagi para arsitek untuk menggambar denah. Kelebihan lain yang berbeda dari aplikasi ini adalah dapat menyimpan hasil yang telah dikerjakan dengan PDF, BMP, JPG, maupun PNG.

Dengan menggunakan beberapa aplikasi arsitek android, dari sisi pemilik rumah dapat terhindar dari masalah-masalah yang acap kali terjadi dalam pembangunan rumah. Masalah yang dimaksud mencakup ketidak pahaman mengenai denah rumah, anggaran yang membengkak terlalu besar, dan pemilihan desain yang salah sehingga berakhir penyesalan.