Perbedaan Garansi Tam dan Distributor yang Perlu Anda Tahu

Ketika ingin membeli ponsel baru merek Xiaomi Anda akan mendapatkan jaminan dimana terdapat perbedaan garansi tam dan distributor. Keduanya mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Jadi Anda perlu mengetahuinya sebelum melakukan pembelian.

Secara umum, ponsel Xiaomi dengan dengan garansi distributor lebih mudah ditemui daripada versi tam. Tidak hanya itu, harga yang ditawarkan juga jauh lebih murah.

Ponsel bergaransi distributor juga menyasar jenis flagship yang belum masuk secara resmi di tanah air. Banyak produk Xiaomi memuat label jaminan tersebut. Namun Anda bisa menentukan ingin memilih jaminan yang mana.

Mengenal Pengertian Garansi Tam dan Distributor

Sebelum mencari tahu mengenai perbedaan garansi tam dan distributor, kenali dahulu pengertian dari keduanya. Dalam artikel ini kami akan mengulas secara lengkap mengenai pengertian jaminan produk elektronik tersebut.

Ponsel merek Xiaomi dengan garansi tam ialah ponsel yang dijual langsung oleh distributor resmi Xiaomi di tanah air. Sehingga mempunyai kualitas lebih tinggi dibandingkan produk distributor tidak resmi.

Tidak hanya dari kualitas produk yang lebih unggul. Kualitas packing juga jauh lebih bagus dan aman. Beberapa distributor resmi dari ponsel merek Xiaomi di Indonesia adalah Erajaya dan Trikomsel.

Karena kualitas lebih unggul dari berbagai sisi, harga yang ditawarkan menjadi lebih mahal. Sudah bukan rahasia lagi bila produk mahal sudah pasti menyajikan kualitas tinggi. Harga sepadan dengan manfaat yang diperoleh.

Sementara produk Xiaomi dengan garansi distributor merupakan ponsel yang hadir ke tanah air melalui importir umum. Importir tersebut sudah mengantongi izin resmi dari Pemerintah dan kementerian terkait.

Ponsel dengan garansi distributor tersebut biasa disebut dengan produk BM atau Black Market. Karena biasanya ponsel tersebut belum resmi dirilis di tanah air dan hanya dipasarkan di Cina.

Anda akan mendapati bahasa yang tertanam di produk adalah bahasa Cina. Berbeda dengan ponsel resmi dimana sudah dilengkapi dengan bahasa Indonesia. Apapun pilihan mengenai garansi, Anda harus menyiapkan diri dengan keuntungan dan konsekuensinya.

Perbedaan Garansi Tam dan Distributor

Memilih opsi garansi adalah sikap bijak ketika pertama kali membeli ponsel. Mengetahui kelebihan dan kelemahan masing-masing bentuk jaminan akan memudahkan Anda dalam menangani masalah di kemudian hari.

1. Cara Klaim Garansi

Sistem klaim merupakan perbedaan paling mencolok dari opsi jaminan tam dan distributor. Jika Anda membeli produk bergaransi distributor kemudian produk tersebut rusak, maka klaim hanya dapat dilakukan melalui toko terkait.

Tidak bisa melakukan klaim ke service center resmi milik Xiaomi. Jika bisa, mungkin akan terdapat biaya yang akan dikenakan. Sehingga cukup merugikan dalam hal tersebut.

2. Kemampuan Tenaga Ahli

Service center resmi yang menangani produk tentu lebih berpengalaman daripada distributor umum. Karena pihak resmi sudah memperoleh pelatihan dan sertifikasi khusus. Sehingga tidak perlu diragukan kemampuannya dalam mengatasi masalah ponsel.

3. Harga

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa salah satu perbedaan garansi tam dan distributor adalah harga. Harga opsi tam jauh lebih mahal. Bahkan bisa mencapai selisih beberapa ratus ribu atau satu juta rupiah.

4. Software dan Hardware

Perbedaan selanjutnya terletak pada software dan hardware. Produk yang melalui kerjasama resmi dengan pihak Xiaomi umumnya akan disesuaikan ulang dengan standar produk di tanah air. Misalnya mengenai bentuk charger.

Sementara produk yang dijual oleh distributor biasa akan langsung dipasarkan ke konsumen. Sehingga terdapat hal yang mungkin kurang nyaman. Seperti bentuk charger berbeda dari biasanya dan perlu ditambahkan alat khusus.

Selain itu, software dari distributor biasa lebih mudah disisipi malware atau virus. Sehingga pengguna harus lebih berhati-hati apabila menggunakan produk tersebut. Jadi Anda perlu memikirkan dengan baik hendak memilih jaminan opsi mana.

Ponsel Xiaomi bisa dipasarkan ke Indonesia melalui berbagai jalur. Mulai dari penyaluran oleh pihak resmi hingga penyalur umum. Jalur berbeda menyebabkan adanya perbedaan garansi tam dan distributor.

Originally posted 2021-08-19 11:26:21.